Di era komputerisasi ini, Anda tak perlu repot datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) ketika ingin mengajukan permohonan pendaftaran NPWP, cukup melalui sistem e-Registration dan dapat dilakukan secara cepat tanpa perlu mengantri di Kantor Pelayanan Pajak. Lebih lanjut, akan saya jelaskan step by step di bawah ini:
 

PENDAFTARAN AKUN NPWP

  1. Membuka sistem e-Registration melalui website Direktorat Jenderal Pajak.
  2. Untuk WP yang belum mendaftar dapat memilih menu daftar baru.
  3. Setelah klik daftar baru, maka Anda wajib mengisi data untuk pembuatan account dengan benar dan lengkap sesuai dengan data yang diminta.
  4. Jika telah mengisi semua data yang diminta dengan benar dan lengkap, klik save. Anda akan dinformasikan bahwa akun telah selesai dibuat. Pada informasi tersebut juga terdapat perintah untuk mengecek email untuk mengaktifkan akun WP.
  5. Buka email Anda (cek folder spam apabila Anda tidak menemukan email di Inbox), kemudian klik verification link yang terdapat di dalam email tersebut untuk mengaktifkan account. Apabila tidak berhasil maka salinlah verification link tersebut kedalam browser Anda, kemudian tekan Enter.
  6. Tahap berikutnya, Anda login ke sistem e-Registration dengan klik Login di sini.
     

PENGISIAN FORMULIR

  1. Masukkan username dan password sesuai dengan yang Anda daftarkan sebelumnya.
  2. Anda dapat langsung membuat NPWP dengan klik Permohonan Pendaftaran dan mengisi formulir Permohonan Pendaftaran dengan benar dan lengkap. Lakukan semua tahapan sampai selesai!
  3. 3Anda perlu memperhatikan menu persyaratan dan pernyataan pada pengisian pendaftaran NPWP. Jika Anda ingin NPWP diantar sampai ke rumah, maka Anda wajib mengunggah fotokopi KTP WP. Karena, jika WP tidak mengunggah fotocopy KTP WP, WP dianggap mendaftar dengan cara manual. Manual yang dimaksud adalah WP akan mengantarkan fotokopi KTP beserta Surat Pengiriman Dokumen (SPD) ke KPP terdaftar. Setelah selesai mengunggah fotokopi KTP, klik “Simpan” dan proses permohonan.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  • Pada halaman penghasilan, Anda akan dihadapkan pada empat pilihan yaitu:
    1. Pekerjaan dalam hubungan kerja: jika Anda adalah karyawan atau pegawai swasta, PNS, BUMN, dan memiliki jabatan yang lainnya
    2. Kegiatan usaha: jika Anda punya usaha sendiri seperti berjualan sayur mayur, sembako, punya warung sendiri, warnet, atau sejenisnya
    3. Pekerjaan bebas: jika Anda adalah notaris atau orang yang memiliki keahlian khusus seperti dokter, konsultan, dll.
    4. Lainnya: jika Anda bukanlah pekerja mulai dari nomor 1 hingga nomor 3, atau jika Anda hanyalah seorang pekerja freelance/serabutan.
  • Pada halaman alamat, isi semua kolom sesuai dengan alamat yang tertera pada KTP. Pada halaman alamat domisili (KTP) Anda tinggal mencentang “Sama dengan alamat tempat tinggal” jika Anda tinggal di tempat yang sama seperti di KTP.
  • Pada halaman tanggungan dan gaji, maksimal orang yang ditanggung adalah 3 orang. Jika Anda punya 4 anak, maka maksimal yang dapat Anda input tetap tiga. Kemudian pilihlah kisaran penghasilan perbulan yang Anda dapatkan.
     

PENYAMPAIAN FORMULIR

  1. Setelah Anda selesai mengisi formulir pendaftaran NPWP dan klik tombol “Simpan”, Anda akan diarahkan ke sebuah halaman (dashboard). Pada halaman tersebut pilih menu “token”, nantinya nomor token akan dikirimkan ke alamat email Anda.
  2. Buka email dan copy token yang tertera di dalam isi email.
  3. Tahap berikutnya, kembali ke menu pendaftaran dan klik “Kirim Permohonan”
  4. Setelah itu akan muncul halaman “Surat pernyataan memperoleh informasi perpajakan melalui aplikasi e-Registration”. Masukkan token yang Anda copy sebelumnya pada kolom “Isi token” kemudian tekan tombol “Kirim”.
  5. Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa permohonan berhasil terkirim . Tutup menu tersebut.
  6. Sampai disini, Anda sudah menyelesaikan proses permohonan pendaftaran NPWP dan hanya tinggal menunggu NPWP diantar. Namun jika Anda melakukan pendaftaran secara online tetapi pengiriman secara manual, berikut proses selanjutnya:
  7. Pada tahap sebelumnya telah dijelaskan bahwa pada menu persyaratan dan pernyataan jika WP memilih manual, maka WP akan mengantar fotokopi KTP beserta SPD ke KPP sendiri. Tahapan pendaftaran sama dengan tahapan jika WP mengunggah fotokopi KTP. Perbedaannya, setelah Anda memasukkan nomor token, akan muncul tampilan “Selamat! Permohonan Anda berhasil terkirim. Silahkan cetak Surat Pengiriman Dokumen (SPD) sebagai pengantar penyampaian dokumen persyaratan”. Setelah klik ok, klik SPD untuk mencetak SPD sebagai penyampaian dokumen persyaratan.
  8. SPD akan didownload dalam bentuk PDF. Setelah Anda mencetak SPD dan menandatanganinya, Anda dapat mengirim fotokopi dokumen yang disyaratkan sebagai kelengkapan permohonan pembuatan NPWP  beserta SPD melalui pos atau mengantarkan langsung ke KPP terdaftar.

Selamat mencoba!


 

Notes:
Rincian lebih jelas dapat diunduh di sini.

Comments

:
:
:
: